People Person: Memanusiakan Manusia

Supportive People @ LIWAT

Jangan menjadi orang yang toxic

Orang yang toxic, sesuai namanya, dapat menjadi “racun” yang merugikan orang-orang di sekitarnya sehingga tentunya bukan merupakan People Person. Berikut ini adalah beberapa tips agar tidak menjadi orang yang toxic.

  1. Jangan menjadi seorang taker
    Taker
    masih berhubungan dengan orang yang needy, tetapi needy lebih menekankan kepada orang yang tidak dapat berfungsi tanpa bantuan, sedangkan taker adalah orang yang suka menyuruh-nyuruh tetapi tidak mau balik membantu. Ingat bahwa “lebih berbahagia memberi dari pada menerima”, jadi kita harus periksa diri dan menghilangkan sifat taker.
  2. Jangan menjadi seorang narcissist
    Narcissist merupakan seorang yang selalu merasa dirinya paling penting. Seorang narcissist belum tentu memiliki hati yang jahat, namun tetap tidak nyaman untuk diajak bekerja sama. Sebagai contoh, ia tidak akan terlalu mendengarkan perkataan orang lain melainkan akan memotong dan mengabaikannya saja. Selanjutnya, ia malah akan membicarakan tentang dirinya sendiri karena segala hal tentangnya seolah lebih penting.

Komunikasi efektif

  1. Mengajukan pertanyaan yang relevan dengan topik yang dibahas
  2. Mengontrol emosi
  3. Saling memberikan umpan balik agar sama-sama semakin baik
  4. Active listening

Active listening

Active listening merupakan suatu aktivitas mendengarkan orang lain secara aktif dengan penuh perhatian, berbeda dari hearing yaitu mendengarkan secara pasif. People person harus menguasai kemampuan active listening. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mendengarkan secara aktif.

  1. Merespon pembicaraan
    Kita dapat merespon pembicaraan dengan memberi pertanyaan sehingga menunjukkan bahwa kita sejauh ini mengerti dan tertarik dengan topiknya. Kita juga dapat mengkonfirmasi apa yang kita pahami dengan melakukan parafrase. Selain itu, kita dapat memberikan tanggapan lain.
  2. Tidak menunjukkan bahasa tubuh seperti bosan mendengarkan
    Bahasa tubuh yang melambangkan kebosanan antara lain seperti menggoyangkan kaki, membunyi-bunyikan pena, dan menunjukkan ekspresi tidak suka. Hal ini dapat membuat lawan bicara tidak nyaman.
  3. Memiliki pikiran yang terbuka
    Tidak men-judge setiap kalimat yang keluar dari lawan bicara ataupun menghakimi dalam diam. Gunakan empati dan pikiran yang terbuka untuk memahami bahwa setiap orang memiliki perspektif yang berbeda.

Mengucapkan maaf dan terima kasih

Maaf

Ketika kita berbuat salah dan melukai orang lain, kita harus ingat bahwa orang tersebut tidak perlu memaafkan kita secara instan. Kita harus betul-betul menyesal, bertekad untuk tidak mengulanginya, serta meminta maaf.

  1. Restitution (pemulihan)
    Memperbaiki kesalahan yang dilakukan. Dalam konteks PPL, misalnya jika ada kode yang salah harus diusahakan untuk diperbaiki secepatnya.
  2. Rehabilitation
    Buktikan bahwa kita sudah belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan, dengan cara tidak mengulangi kesalahan yang sama.
  3. Requesting forgiveness
    Terakhir, tentunya kita juga perlu meminta maaf. Namun ingat bahwa ucapan maaf tanpa komitmen untuk tidak mengulangi tidak ada gunanya. Permintaan maaf harus disertai tekad untuk tidak mengulangi kesalahan.

Terima kasih

Ketika kita menerima bantuan, jangan lupa mengucapkan terima kasih kepada orang yang membantu. Hargai usaha orang lain untuk membantu kita, dan ungkapkan hal spesifik apa yang membuat kita merasa terbantu.

Penutup

Pada akhirnya, hendaknya mental untuk menjadi people person yang memperlakukan manusia lain dengan baik ini dapat melekat di hati kita masing-masing. Terlepas dari poin-poin di atas yang sifatnya sebagai pedoman, kita dapat benar-benar memanusiakan manusia dengan tulus.

--

--

Computer Science Student at University of Indonesia

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store